Showing posts with label MISTERI. Show all posts
Showing posts with label MISTERI. Show all posts

Sunday, 14 January 2018

Iklan Lokal Yang Terdapat Penampakan Hantu

Seperti yang kita ketahui,, di Indonesia ini paling banyak iklan di TV,,saking banyaknya,, sampai malas mau nunggu acara TV kesukaan kita yang mau kita tonton,,Nah,,dalam artikel ini,,Tasya mau membahas tentang penampakan HAntu di iklan TV yang tanpda kita ketahui dan tukang membuat iklanpun ga mengetahuinya,, Mau tau iklan apa saja ? langsung saja kita simak  ulasannya yang berikut ini:

Penampakan waktu adzan




Sebuah stasiun TV swasta menayangkan iklan adzan magrib yang mengambil pemandangan di kereta. Dan saat kereta lewat ada penampakan kuntilanak didekat pot bunga yang terlihat jelas berambut panjang.


Kuntilanak ikut joget




seperti dilansir TaipanQQ, Tidak disangka jika kuntilanak juga doyan joget loh kalau dengar lagu. Seperti pada iklan acara TV di stasiun SCTV. Terlihat ada sosok kuntilanak yang ikut berjoget bersama dengan kru lainnya. Padahal, dalam acara itu tidak ada orang atau pemain yang berdandan ala kuntilanak. Lalu dari mana datangnya kuntilanak itu ?

Penampakan pocong di jendela



Iklan parfum ini juga terdapat sosok misterius menakutkan di jendela kamar si pria.  Sosok tersebut datang ketika pria itu menyemprotkan parfum ke tubuhnya saat mau tidur. Saat itu, ada bidadari yang jatuh karena mencium bau parfumnya. Tapi ada juga pocong yang ikut hadir di tepi jendela.


Wajah perempuan misterius di dalam air



Pada iklan  air mineral juga terdapat penampakan misterius yang menampakan wajah perempuan misterius didalam bulir-bulir air yang diambil dari pegunungan lalu dijadikan air minum yang sehat. Penampakan itu terlihat jelas loh.

Bayangan hitam di belakang iklan Shampo




Dalam iklan shampo terdapat dua orang bintang iklan yang tengah terlihat sedang ngobrol. Lalu tak diduga ada sosok hitam misterius di belakang si wanita berambut panjang dan indah itu. Tidak diketahui siapa sosok hitam itu, yang pasti bukan manusia ya.

Bayangan lari cepat



Pada iklan provider  seluler juga terjadi penampakan misterius yaitu sekelebat sosok hitam lari kencang didepan wanita yang tengah menelpon. Sosok hitam itu pun sempat tertangkap kamera, namun wujudnya tidak terlihat jelas.



Wednesday, 10 January 2018

KUPAS TUNTAS MISITS BISNIS ALEXIS

Hotel Alexis Jakarta menjadi buah bibir setelah gubenur Jakarta Anies Baswedan tidak memberi ijin kepada hotel Alexis dan Alexis spa & lounge untuk memperpanjang operasinya di usaha pariwisata. Sudah lama hotel itu terkenal sebagai surga dunia dengan pelayanan plus-plus mereka. Tapi tahukah sobat bahwa dunia prostitusi tidak lepas dari hal-hal gaib.
hotel alexis

Sundul Bolong yang melegenda

Bisnis hiburan seperti hotel Alexis sangat lekat dengan. Hal mistis. Apalagi sejak jaman dulu Indonesia terkenal dengan mistis dan hantu-hantu nya yang menyeramkan. Bahkan beberapa setannya yang diperankan oleh wanita paling cantik saat itu terlihat seram dan menakutkan. Salah satu setan yang menurut filsafah Jawa paling berpengaruh terhadap pelacuran adalah sundul bolong. Terlepas dari judul film beranak dalam kubur, namun falsafah sundul bolong ini menarik untuk disimak.
Dalam cerita, sundul bolong digambarkan oleh setan yang gemar jalan di malam hari. Wajahnya yang cantik menggoda laki-laki hidung belang yang dengan senang hati balik menggoda. Yang paling khas dari setan ini adalah, jika disundul dia berlubang. Entah lubangnya di depan atau di belakang tapi itulah awal mula nama sundul bolong. Jika di sudul, bolong.
Saat dia melahirkan dia akan bersembunyi di dalam kuburan sehingga tidak perlu susah-susah membuangnya. Cara khas lain selalu dimiliki si  sundul bolong adalah selalu mencarii cara agar bisa melahirkan  lewat belakang.


Karena melahirkan lewat belakang itu sulit, tidak ada satu dokter pun yang  rela melakukan tindakan  tidak bermoral tersebut. Maka dicari orang yang mau membantu memaksakan proses melahirkan tersebut. Namanya juga setan, pasti mau melakukan apa saja.

Ritual mistik bidadari surga Hotel Alexis


Bekerja di dunia surga dunia sangatlah rentan. Kecantikan bisa cepat memudar. Gaya hidup dan stress akibat melayani pelanggan yang bermacam-macam membuat tubuh dan wajah cepat menua. Tentu saja hal ini membuat pelanggan makin lama makin berkurang, sejalan dengan umur yang tak muda lagi. Oleh sebab itu, banyak bidadari surga dunia ini yang melakukan ritual mistis untuk mempertahankan tubuh mudanya.
Salah satu ritual yang terkenal adalah ritual indramayu. 10 Cicak putih di masak kemudian di makan selama 7 hari. Jika sudah seminggu, maka ritual di lanjutkan dengan makan darah binatang yang dibekukan kemudian mandi di gunung Kromon Majalengka. Beberapa PSK bahkan melakukan lalu makan bunga dan hanya minum air sesajen.
Ritual diatasnya banyak di lakukan oleh bidadari lokal sedangkan untuk hotel sekelas Alexis yang menggunakan jasa bidadari import, harus melakukan lalu yang berbeda.
Pertama, keamanan hotel harus tingkat dewa. Dengan demikian akan sulit bagi petugas untuk mendapatkan barang bukti.  
Kedua Dengan visa kunjung Indonesia hanya berlaku paling lama 3 bulan sehingga mereka harus mengganti stok bidadri dengan stok baru tanpa menyan jika ingin tetap tidak membuat pihak imigrasi penasaran dengan operasi mereka.

Tumbal awet cantik

Dunia wanita penghibur memang penuh dengan asam garam dunia gelap. Mungkin mereka memulai dari umur sangat belia. Mungkin mereka pernah dijual orang. Mungkin mereka benar-benar melakukannya karena membutuhkan dana untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Apapun alasannya tak ada yang benar-benar siap untuk dijadikan tumbal.
Ritual mistis yang berhubungan dengan makhluk jin dan makhluk tak kasat mata lainnya pasti tidak gratis. Selain ritualnya yang rumit, ada hal yang harus dibayar. Kadang hal tersebut berupa tumbal manusia. Banyak diantaranya harus membayar dengan nyawa mereka sendiri atau yang lebih sial jika mereka disewa untuk dijadikan tumbal oleh pelangganya.


Tuesday, 9 January 2018

Cerita Melayani Hantu Sundel Bolong Membeli Bakso


Cerita Melayani Hantu Sundel Bolong Membeli Bakso adalah cerita mistik yang dialami oleh Edi, penjual bakso. Edi, seorang penjual bakso keliling di sebuah perumahan di Jakarta Timur. Cerita ini diangkat dari sebuah peristiwa yang dialaminya saat ia sedang menjual bakso di perumahan tersebut. Ia bertemu dengan hantu Sundel Bolong yang membeli baksonya. Peristiwa ini terjadi sekitar tiga tahun yang lalu. Berikut ini adalah Cerita Melayani Hantu Sundel Bolong Membeli Bakso.



Nama saya Edi, Saya menjalani pekerjaan saya berjualan bakso keliling di komplek perumahan tersebut sudah cukup lama, yaitu sejak 15 tahun yang lalu. Tapi, sejak saya berjualan di perumahan itu, baru kali itu saya bertemu hantu. Saya memang berjualan malam hari, berangkat selepas shalat maghrib dan sampai di perumahan itu biasanya pas waktu shalat Isya’. Biasanya saya pulang dagang sekitar jam 11.30 malam.

Waktu itu, sekitar 3 tahun yang lalu, setibanya saya di komplel perumahan itu, tidak seperti biasanya saya langsung berkeliling komplek tapi saya nongkrong dulu di tempat cucian mobil yang ada di komplek perumahan itu. Di tempat cucian mobil itu, sampai jam 8 malam, belum juga saya dapat penglaris walaupun cucian mobil sedang ramai. Akhirnya saya berjalan mendorong gerobak bakso saya untuk berkeliling menjajakan bakso sambil memukul-mukul kentongan kentongan berharap ada yang membeli bakso saya.


Tidak seperti biasanya pula, saya berjalan di sisi kanan jalan, saya tidak tahu kenapa. Setalah melewati 4 rumah dari tempat cucian mobil itu, di depan saya ada seorang wanita berambut panjang bergaun putih menghentikan saya, “baksonya dong bang, campur ya”, kata wanita itu. Saya bersyukur, Alhamdulillah, akhirnya dapat juga penglaris malam ini, kata saya dalam hati. Tanpa banyak bicara, saya langsung melayani permintaan wanita itu. Setelah selesai menyiapkan pesanannya, saya sodorkan semangkok bakso kepada wanita itu, “ini mbak”, kata saya, dan wanita itu menerimanya.


Sambil menunggu ia makan, saya turunkan kursi plastik yang ada di atas gerobak bakso saya agar saya bisa duduk menunggu wanita itu selesai makan baksonya. Baru saja kursi plastik saya taruh di atas tanah dan saya belum sempat duduk, wanita itu sudah menyodorkan mangkok kosong kepada saya sambil berkata “lagi dong bang, lapar nih”. Tanpa banyak tanya, saya layani saja permintaan wanita itu. Setalah selesai menyiapkan permintaannya, saya sodorkan semangkok bakso kepada wanita itu, “ini mbak”, kata saya dan wanita itupun menerimanya.



Lalu saya duduk lagi. Baru saja saya duduk, wanita itu sudah mengembalikan mangkok kosong kepada saya sambil berkata “tambah satu lagi ya bang, benar-benar lapar nih”. “ya mbak, tenang saja kalau sama saya mah”, jawab saya sambil menyiapkan permintaannya. Setelah selesai, saya sodorkan lagi semangkok bakso kepada wanita itu. Setelah diterimanya, saya duduk lagi. Dan baru saja saya duduk, wanita itu sudah menyodorkan mangkok kosongnya “makasih ya bang, ini uangnya, kembaliannya buat abang saja ya”, katanya sambil memberikan selembar uang kertas duapuluh ribuan. “ya mbak, makasih juga”, kata saya sambil memasukkan uang ke saku.


Saat itu saya baru sadar bahwa ada yang aneh, lalu saya perhatikan wanita itu ternyata berjalan memasuki kebun yang ada di pinggir jalan dan masuk ke rerimbunan, dan saya melihat punggungnya berlubang dan berdarah. “Waduh, Hantu Sundel Bolong”, kata saya dalam hati. Tanpa banyak pikir, saya angkat kursi plastik dan saya taruh kembali di atas gerobak dan bergegas pergi dari tempat itu.

Saya menyeberang agar tidak di sisi kebun, pas sampai pertigaan, saya belok kiri menuju masjid. Sampai di masjid saya langsung duduk di tangga serambi sambil menenangkan diri. Saya masih teringat bayangan hantu Sundel Bolong itu. Terus terang, hati saya deg-degan, seumur-umur baru kali ini saya bertemu hantu.


Tidak berapa lama saya duduk, tiba-tiba ada banyak orang memasuki halaman masjid, kira-kira ada kalau 100 orang. Lalu mereka memasuki masjid dan shalat berjama’ah. Rupanya mereka adalah rombongan wisata majlis ta’lim, ada dua bis di jalan depan masjid.


Usai mereka shalat berjama’ah, mereka seperti berebut membeli bakso saya, saya sampai kerepotan. Dan baru kali ini saya diserbu pembeli. Tapi dengan sabar saya layani mereka satu persatu, sampai habis dagangan saya, sementara masih banyak yang belum kebagian.


Saat menerima pembayaran, saya juga kerepotan menerima uang dan memberikan uang kembalian, tapi mereka malah tidak mau dikasih uang kembalian. Ada yang bayar 10 ribu, ada yang 20 ribu. Lalu merekapun kembali ke bus mereka.


Setelah bus mereka berangkat, sayapun mendorong gerobak untuk pulang, tapi tidak lewat jalan yang tadi saat saya ketemu hantu sundel bolong. Sambil berjalan saya bersyukur “Alhamdulillah, terima kasih ya Allah”, kata saya dalam hati sepanjang perjalanan.

Saya sampai di rumah pas pukul 10 malam. Setelah saya hitung, malam itu saya medapat uang 2.5 juta rupiah. Alhamdulillah.


Monday, 8 January 2018

Cerita Seram Hantu Muka Rata


Kisah nyata ini terjadi di sekitaran daerah Bintaro pada tahun 2005 Mei (kalau tidak salah). Yang mengalami kisah ini sebut saja Erik dan Wawan. Erik berbadan tinggi besar layaknya bodyguard dan sudah berkeluarga. Wawan juga berbadan besar dan tegap tapi tidak sebesar Erik. Mereka berdua bekerja di bagian pertanahan yang mengawasi (berpatroli secara langsung) tanah di sekitar Bintaro untuk menghindari adanya pencurian tanah dan hal yang lain.

Malam itu Wawan Dan Erik sedang berpatroli berdua, mereka menggunakan motor masing-masing. Saat itu posisi mereka sedang berada di sekitaran daerah Graha yang notabene pada tahun tersebut masihlah sangat sepi dan juga rawan rampok.

Erik : Kang pelan-pelan aja biar bisa sambil merokok kang
Wawan : Ok Rik. Eh udah jam 22.30 WIB aja nih Rik.
Erik : Eh itu aya Awewe cantik Kang (Itu ada cewek cantik Kang)
Wawan: Ah masa aya Awewe jam segini masih keluar disini. Eh iya Rik bener.

Sambil menghampiri wanita tersebut mereka berdua pun bertanya "Mau kemana Neng malam-malam begini?". Wanita tersebut berkata "Baru pulang dari rumah teman Bang". "Mau kita Anterin Neng?" ujar Wawan. "Enggak usah deh, makasih" sahut wanita tersebut. "Udah gpp Neng, bahaya kalau malam-malam jalan disini, rawan. Apalagi Neng masih muda, cantik lagi. Kita berdua dari bagian pertanahan disini kok Neng" Erik berkata sambil melihat ke wanita tersebut yang sepertinya berkisaran di umur 22 tahunan.

Sambil melihat sekitar yang memang suasananya sudah sangat sepi akhirnya wanita tersebut pun berujar "Iya deh Bang, makasih yah". "Buat wanita cantik seperti Neng mah biar sampai mana juga Akang anterin Neng" ucap Erik. "Ah si Abang bisa aja" sahut wanita tersebut yang akhirnya naik ke motor Erik. Mereka pun Berjalan Beriringan.

"Namanya siapa Neng?" tanya Erik. "Siti, Bang" sahut wanita tersebut. "Tinggalnya dimana?" tanya Wawan. "Enggak jauh kok Bang" sahut wanita tersebut. "Pacarnya enggak jemput Neng? kok sendirian aja" Erik berkata. "Udah lama sendiri Bang" wanita itu berkata. "Wah sama donk Neng, Akang juga masih sendiri nih" Erik berusaha merayu. "Ah Abang bisa aja nih" sahut wanita tersebut. "Iya, bener loh Neng. Iya kan Kang?" sahut Erik. "Iyaa" sahut Wawan.

Kok jalanan bener-bener sepi yah, suasana juga rada gak enak udaranya, fikir Wawan. Tetapi dia diam saja. Nggak berapa lama Wawan mendengar suara tertawa yang aneh samar-samar. "Rik dengar enggak?" Wawan berkata. "Dengar Apaan?" Erik berkata sambil lalu karena sedang asyik berbicara dengan wanita tersebut.


Setelah itu Wawan merasa ada wewangian aneh yang tercium olehnya. Wawan pun berkata "Rik kamu cium bau sangit enggak sih?". Erik pun hanya menggelengkan kepalanya dan bertanya lagi ke wanita itu "Rumahnya masih jauh Neng?". "Gak kok Bang, enggak jauh lagi". Tiba-tiba angin serasa bertiup semilir membangunkan bulu kuduk Wawan.

Dalam hati Wawan merasa kok baunya semakin menyengat yah. Wawan yang mengikuti dari belakang pun menyusul ke depan dengan niat memberitahukan ke Erik. Tapi apa yang dilihat membuat Wawan terkejut, dilihatnya Erik sedang dipeluk sesosok perempuan yang mengenakan jubah putih kecoklatan, berambut panjang, dengan tangan yang berkerut-kerut seperti direndam air dalam waktu yang lama, kuku-kuku di tangannya sudah tidak ada dan mengelupas semua, dan bermuka rata tanpa mata, hidung, dan organ lainnya rata seperti dinding.

Menatap Wawan yang terpaku disebelah motor Erik, tiba-tiba sosok makhluk tersebut menempelkan tangannya ke mukanya yang rata seperti mengisyaratkan Wawan agar tak bersuara. Wawan pun tanpa berkata lagi langsung ngegeber ngebut sekencang-kencangnya. Erik yang melihat Wawan ngebut pun berfikir, kenapa si Wawan yah tiba-tiba ngebut banget.

"Kenapa Bang?" ujar Makhluk tersebut. "Gpp Neng Siti, si Wawan paling-paling kebelet tuh" tanpa menoleh ke belakang Erik berkata seperti itu. Beberapa lama kemudian Erik bertanya "Masih jauh Neng?". "Enggak Bang, belok ke kiri abis perempatan". Belok ke kiri kan arah ke kuburan makam ABRI (julukan orang-orang daerah sekitar) fikir Erik.

"Itu dia Bang rumah Siti", begitu ucap makhluk tersebut. Erik melihat bentuk rumah yang agak sunyi senyap dengan penerangan gelap gulita (kok gelap banget yah fikir Erik). Sewaktu berhenti dan menengok ke belakang, ternyata makhluk tersebut sedang menatap Erik dengan mukanya yang rata seperti dinding dan memegangi pundak Erik.

"Kenapaaa Bang? ayoo masuk temanin Siti sebentar saja" begitu makhluk tersebut berkata. Erik hanya bisa terdiam menganga karena hendak berteriak sekencang-kencangnya akan tetapi suaranya tidak keluar. "Kenapa Bang?" ucap makhluk tersebut "Ayoo masukk". Arghhh tiba-tiba Erik serasa dapat berteriak dan tiba-tiba semuanya gelap gulita. Erik Pingsan.

Tak lama kemudian setelah Erik tersadar, Erik mendengar suara-suara ramai (ada apa yah pikirnya). Saat tersadar sepenuhnya dengan mata yang terbuka betapa terkejutnya Erik, ternyata dia seperti berada di tengah-tengah hutan dan dikelilingi makhluk-makhluk halus berbagai wujud. Erik yang sangat ketakutanpun gemetar begitu hebatnya.

Tiba-tiba Erik mendengar "Sudah sadar yah Bang?". Dan ketika menoleh Erik sudah melihat makhluk bermuka rata tersebut berada tepat disampingnya yang kembali berujar "Abang kan masih sendiri. Siti juga masih sendiri. Bang ayo Bang tinggal sama Siti ajaa". Sampai terkencing-kencing Erik pun pingsan kembali. Dan begitu sadar ternyata dia sudah dibangunkan Wawan dan penjaga kuburan di pagi harinya.

"Ampunnn..." begitu teriak Erik begitu terbangun. "Rik sadar Rik" begitu sahut Wawan. "Aduh Kang, saya mau dinikahin makhluk tersebut". "Udah Rik, untung ada si bapak penjaga Kuburan nemuin kamu barusan. Kata si Bapak untung kamu enggak bilang iya, kalau enggak bisa udah hilang kamu".

Setelah kejadian tersebut Erik dan Wawanpun mendatangi orang Pintar. Erik pun mengaku bercerita kepada Istrinya bahwa ada kejadian tersebut dan berjanji tidak akan macam-macam lagi (walaupun sekarang sepengetahuan saya dia sudah menikah lagi), memang sepertinya watak Erik belum berubah. Sementara Wawan hidup seperti biasa tanpa ada kejadian-kejadian aneh lagi.


Sunday, 7 January 2018

PANTANGAN DI HUTAN KALIMANTAN





Anda boleh percaya atau tidak mengenai kepercayaan ini, yaitu pantangan ketika anda sedang berada di hutan, untuk tidak membakar ikan saluang atau terasi terutama setelah magrib atau senja. Karena ketika anda membakar ikan saluang atau terasi ini, maka konon penghuni ghaib di hutan ini akan marah dan menghampiri orang yang membakar ikan salung atau terasi tersebut. Bagi penduduk asli kalimantan sendiri cerita ini sudah tidak asing lagi bahkan sudah banyak orang yang mengalaminya.


Ikan Saluang ini yang sangat pantang untuk dibakar Ketika sedang dihutan. Ada tiga jenis ikan saluang yang umum dikenal:

1. Ikan Saluang yang agak besar putih sisiknya

2. Ikan Saluang yang warnanya merah sirip dan buntut nya dan gak kecil ukurannya

3. Ikan saluang yang sisiknya rada hitam dan sirip ekornya, ukurannya agak besar dari yg merah

Konon yang paling fatal akibatnya jika membakar Ikan Saluang yang warnanya merah. Selain ikan saluang ada jenis ikan lain yang juga pantang yaitu ikan Tangket (semacam Ikan sepat) & Ikan dodok (semacam ikan gabus). Beberapa pengalaman yang dialami teman-teman ketika membakar ikan Saluang ini :

1. Pengalaman Pak Taufan Sangiang:

Kejadiannya tahun 2008, saat itu saya dengan om saya Santosa Koesasie dan Kakak sepupu (namanya saya rahasiakan). Kami bersama 5 orang lainnya dalam tugas survey level ketinggian sungai dalam rangka prospek untuk PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro). Saya ingat sore itu kita sampai disebuah tempat (Rapak Mrumbungan) dan terpaksa bermalam disitu, kami bagi tugas dan Kakak sepupuku kebagian memasak. Kami asyik dengan tugas masing-masing sehingga tidak terlalu memperhatikan anggota yg lain. Menjelang magrib kami mulai merasakan suasana aneh, hawa yg dingin tidak seperti biasanya dan suara-suara langkah seperti langkah hewan (cepat) tapi berat seperti langkah manusia. Kami ngga begitu memperhatikan, hanya saat makan malam itu sekitar habis magrib setelah seorang penunjuk jalan kami (seorang pemburu) marah-marah mendapati adanya gorengan ikan seluang dalm menu kami……, dia seperti membuat ritual kecil yang saya tidak paham….sekitar jam tujuh lewat, teror dimulai dengan suara dengus nafas yg terdengar jelas oleh kami semua dan berpindah di sekeliling kami yang gelap…….kami besarkan nyala api unggun dan membesarkan lampu badai untuk menerangi sekitar…..
Namun suara tidak mnghilang bahkan semakin banyak dan ditambah suara-suara langkah….., bahkan api unggun mndadak mengecil dengan cepat dan padam….begitu pula lampu badai mati seperti di tiup seseorang. Sepanjang malam kami berjaga dan tidak bisa tidur walau kami sangat mengantuk…..syukurlah tidak terjadi apa-apa malam itu. Pagi harinya saat kami mandi di sungai….kakak sepupuku berteriak kesakitan menahan perih……..ternyata di punggung dan dadanya terdapat luka bekas cakaran yg lumayan dalam walau tdk mengeluarkn darah…dia tdk apa-apa selain berjuang keras menahan sakit.
Dan pagi itu juga baru kami sadari bahwa pemandu kami tidak tidur bersama kami……..dia katanya berkeliling membuat “pagar” dan berusaha menghlau dan memohon maaf atas kelancangan anggota kami….SAMPAI SAAT INI SAYA TETAP TIDAK MENGERTI, PEMANDU ITU KAH YG MENYELAMATKAN KAMI ATAU JUSTRU DIA………?



2. Pengalaman Jagau

Waktu itu sedang musim durian saya bersama dengan teman-teman yang lain sedang mencari durian sembari menunggu durian jatuh saya ke sungai cari ikan untuk lauk, dari semua ikan yang saya dapat sebagian besar adalah ikan saluang. Singkat cerita saya dan teman-teman saya tau bahwa mitos membakar ikan saluang itu tidak bolh, namun ada satu teman saya yang tidak percaya akan cerita itu. Tidak sempat masak ikan yang kami bakar tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari kejauhan dan semakin dekat, suara itu seperti suara pohon yang tumbang namun tidak berhenti hingga semakin dengan kami. Kami pun tidak menunggu sampai suara itu terlihat, dengan jantung berdebar kami lari terbiri-birit ketakutan.



3. Pengalaman Joe Yongphat

Kebetulan saya pernah mengalaminya ketika itu saya masih kerja jadi nelayan di daerah Kalimantan Tengah tepatnya di kec.kumai desa sei.cabang…wktu itu saya beserta paman saya sedang manukui kabam atau memeriksa alat perangkap ikan saluang,betok,mujaer,biawan dll…stelah kami selesai mengumpulkan hasil tangkapan, kami melihat hasil tangkapan dan sisanya kami banam atau dibakar…ada ikan saluang,lais dan biawan waktu itu saya yang banam/bakar entah kenap paman saya dari dalam jukung sangkilangan/perahu memanggil saya dan bergegas saya menghampirinya “ada apa saya tanya”, dan kata paman saya dia tadi seperti mendengar ada bisikan gaib, entah dari mana asalnya yang jelas terasa sangat jelas bahwa dari bicaranya menginginkan ikan saluang yg telah kami banam/bakar beserta acan/terasi yang diminta dibikin sate saluang dengan pembatas ikan yang ditusuk berupa acan/terasi yang ikut di banam/bakar…


Sungguh mengerikan nya ketika kami selesai mengerjakan nya tiba-tiba dari seberang tatah/anak sungai ada penampakan seprti orang utan, tapi bukan orang utan, melainkan sosok raksasa berbadan besar melebihi tinggi pohon disekitarnya punya mulut tegak penuh taring bermata satu seperti JIN dan punya kulit berbulu di sekujur tubuh yang tidak lain adalah kambe pujud’alah bapa/hantu penunggu himba/hutan, kami orang dayak barito menyebut nya…tetapi sebenarnya mereka tidak mengganggu apabila kita mau berbagi sperti hal nya mengeluarkan kata-kata “silahkan saja siapapun yang ada di himba/hutan kiranya bila menginginkan sesuatu yang kami masak/makan maka ambilah jangan sungkan karena kami ikhlas berbagi kepada kalian” tetapi smua trgantung menurut keyakinan masing-masing selebihnya, bayangkan betapa unik nya keberadaan mereka yang setia sekian lamanya menjaga dan mengingatkan kita selalu sebagai anak cucu leluhur kita terdahulu bahwa alam akan selalu memberikan keindahan yang tak ternilai dengan apapun apabila selagi kita senantiasa merawat dan menjaga warisan leluhur kita masyarakat dayak kalimantan.

Cerita ini hanya untuk berbagi informasi saja, anda boleh percaya atau tidak karena setiap orang memiliki pandangan sendiri terhadap cerita mistis seperti ini, kalau anda punya cukup nyali silahkan dicoba dan resiko ditanggung sendiri.. heheh Jikalau mau mencoba uji nyali mungkin ada yang mencoba permainan “TEKAP KAMBE” atau permainan Tangkap Hantu, dengan cara membakar ikan saluang ini dan ini diperlukan keberanian ekstra dan benteng diri yang kuat agar tidak dirasuki hantunya namun cerita ini hanya di kalimantan Jika anda mencobanya dikota mumgkin ceritanya akan berbeda. Adakah yang cukup berani mencoba?? Heee


Friday, 5 January 2018

10 MISTERI LEGENDA HOROR JAKARTA

1. RUMAH PONDOK INDAH

Lokasi: Jln. Metro Pondok Indah, Jak-Sel
Fenomena: Penampakan hantu bapak-bapak dan perempuan.
Sejarah: Masih ingat ramainya pembicaraan di akhir September 2002 tentang hilangnya seorang tukang nasi goreng di depan rumah kosong ini? Kejadian ini jadi menghebohkan karena di depan rumah tersebut hanya tertinggal gerobak nasi gorengnya. Konon katanya, malam sebelum hilang tukang nasi goreng tersebut hendak mengantar nasi goreng yang dipesan oleh seorang perempuan ke dalam rumah. Namun, ia tak pernah keluar lagi. Mengenai sejarah rumah itu, konon seisi keluarga pemilik rumah ini tewas dalam peristiwa perampokan bermotif persaingan bisnis. Sejak itu, banyak orang yang lewat kerap melihat jelmaan hantu seperti hantu bapak-bapak dan hantu perempuan. Namun, akhir-akhir ini sudah tidak banyak kejadian horor yang dilaporkan terjadi di rumah ini. Bahkan beberapa waktu lalu, rumah ini sempat dijadikan tempat bermalam para tunawisma.

Testimonial: Sekitar tahun 2002, Nurdin (32), penjual gulai dan soto di sekitar Pondok Indah, mengaku pernah melihat hantu yang menyerupai bapak-bapak hilir-mudik di halaman depan rumah ini.

2. TAMAN KOTA LANGSAT, MAYESTIK

Lokasi: Di belakang pasar burung Barito Jak-Sel.
Fenomena: Kuntilanak dan genderuwo
Sejarah: Taman Langsat ini sebenarnya merupakan fasilitas olah raga dan bersantai yang cukup lengkap. Di dalamnya tumbuh pepohonan yang asri. Hanya saja, tidak banyak orang yang memanfaatkan fasilitas ini. Karena sepi, taman kota ini pun menjadi angker, terutama pada malam hari. Konon pada malam hari, warga kerap melihat kuntilanak di pohon-pohon di taman Langsat.

Testimonial: Kisah hantu dan orang-orang yang kesurupan bukan lagi barang baru bagi Ibu Rahmat (34), penjual rokok di tepi taman Langsat, yang sudah 25 tahun membuka kios rokok tersebut. Suatu ketika, tamu yang sedang kongkow di warungnya pernah pamit pada jam 1 pagi karena mengaku melihat genderuwo. Setiap kali berjaga malam, Syamsuri (21), Satpam yang telah bertugas selama 3 tahun di Taman Langsat, sering mencium bau-bau aneh dan mendengar suara-suara tertawa yang tak jelas sumbernya.

3. RUMAH KENTANG PRAPANCA

Lokasi: Jln. Dharmawangsa 9, Jak-Sel, persis di sebelah salah satu club terkemuka di daerah ini.
Fenomena: Hantu anak kecil
Sejarah: Konon, di rumah ini ada seorang anak kecil yang terjatuh ke dalam kuali yang sedang digunakan untuk merebus kentang. Apabila Anda sedang ‘mujur’ dan lewat di depan rumahnya, Anda dapat mencium aroma kentang rebus dan mendengar suara anak kecil menangis.
Testimonial: Agip (24) sudah menjaga kios rokok di depan rumah ini sejak tahun 1997. Agip mengaku sering mencium aroma kentang rebus, terutama menjelang malam, meskipun rumah kosong ini sempat ramai karena disewa oleh ekspatriat.

4. LINTASAN KERETA BINTARO

Lokasi: Bintaro, Jakarta Selatan
Fenomena: Makhluk menyeramkan korban tabrakan kereta
Sejarah: Pada 19 Oktober 1987, terjadi kecelakaan kereta yang menewaskan ratusan orang di dekat Stasiun Sudimara, Bintaro. Di lintasannya sendiri juga sudah berulang kali terjadi kecelakaan yang memakan korban nyawa. Konon, lintasan ini dianggap angker karena sering terdengar suara orang menangis dan menjerit.

Testimonial: Imam (31), teknisi rel yang bekerja sejak tahun 1996. Ia pernah melihat makhluk yang wujudnya seperti orang berbalut sarung hitam. Meski kereta sudah bolak-balik lewat melindasnya, makhluk ini tak mau pergi seperti sengaja meledek. Akhirnya di rel tersebut diadakan pemotongan kerbau. Ia juga pernah bertemu makhluk serupa perempuan Belanda di zaman kolonial, dan kuntilanak melintas di rel.

5. JEMBATAN ANCOL

Lokasi: Jembatan Ancol (eks jembatan goyang), Pantai Ancol, dan daerah lain sekitar Ancol, Jak-Ut
Fenomena: Siti Ariah Si Manis Jembatan Ancol (populer dengan sebutan Maryam setelah kisahnya diangkat ke layar kaca)
Sejarah: Pada 1995, seorang pelukis di Ancol didatangi seorang perempuan yang meminta dilukis. Ketika pelukis baru menggambar setengah bagian tubuhnya, perempuan itu menghilang. Warga percaya bahwa perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Mitos ini sudah dimulai puluhan tahun sebelumnya. Di tahun 60-an ketika daerah Ancol masih berupa empang-empang, seorang pendayung perahu pernah bertemu dengan Si Manis. Perempuan itu naik perahu malam-malam ddan membayar pendayung tersebut dengan daun. Keterangan ini didapat dari Kostan Simatupang (65), seorang fotografer keliling di Ancol, teman dari pendayung perahu tadi.


Testimonial: Anshori (38), penjual rokok di dekat pintu keluar Ancol, mengaku pernah melihat Siti Ariah dari dekat. Ia membuka pertama kali kios rokoknya di sini pada 1990, tepatnya di samping jembatan goyang. Saat itu malam Jumat, Anshori sedang menunggui kiosnya, agak gerimis. Sekitar pukul 1 pagi, lewat seorang perempuan. Ketika sudah agak jauh, perempuan itu berbalik arah menghampiri kios Anshori sembari tersenyum. Anshori menyapa perempuan yang dikiranya calon pembeli dagangannya itu. Jarak Anshori dengan perempuan itu kira-kira 50 cm. Menurut Anshori, perempuan itu berwajah manis, serta memakai kemeja kuning dan rok abu-abu. Setelah ditanya hendak belanja apa, perempuan itu menghilang. Meski tidak memakai pakaian serba putih, Anshori yakin perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Semenjak kejadian itu, Anshori merasa dagangannya kian laku dan rejekinya semakin lancar.

6. KLENDER

Lokasi: Klender, Jak-Tim
Fenomena: Makhluk korban kebakaran kerusuhan Mei 1998.
Sejarah: Saat kerusuhan Mei tahun 1998, ada salah satu pertokoan di daerah Klender yang dijarah dan dibakar massa . Kebakaran ini menyebabkan ratusan korban jiwa, di antaranya pegawai pertokoan, pengunjung, dan para penjarah.

Usai kerusuhan tersebut, dilaporkan banyak kejadian aneh, misalnya, segerombolan orang menyetop angkot di depan pertokoan, ketika sudah jalan sekitar 100 meter, semua penumpang angkot tersebut wajahnya berubah menjadi hangus. Semenjak pertokoan ini dibangun dan ramai kembali di tahun 2000, sudah tidak banyak lagi kejadian mistis di sekitarnya. Ini mungkin juga karena warga masih menghormati dan memperingati hari berkabung setiap tanggal 14 Mei. Namun demikian, menurut penuturan warga, jika Anda duduk sendiri di sebelah booth telepon koin di halaman pertokoan pada malam Jumat pukul 1 pagi, Anda akan ditemani oleh sosok lain di dekat Anda. Dahulu, sekitar 15 jenazah korban kerusuhan sempat ditampung sebelum dievakuasi di sekitar telepon umum tersebut.

Testimonial: Ali (21) warga asli Klender, pada 2002, bersama dua orang sepupunya melakukan ghost-hunting di basement salah satu pertokoan di daerah Klender. Saat itu hari Rabu malam, ia membakar kemenyan dan madat, serta membawa sesajen berupa kopi hitam. Sekitar jam 2 pagi tercium bau daging terbakar yang sangat menyengat. Tak berapa lama kemudian, muncullah dua sosok makhluk yang satu penuh darah di sekujur tubuhnya, yang satu lagi hangus terbakar dengan tubuh yang tak lengkap.

7. TEROWONGAN CASABLANCA

Lokasi: Jln. Basuki Rachmat, Jak-Tim
Fenomena: Sosok menyeberang jalan, di antaranya nenek-nenek bersama cucunya dan perempuan cantik.
Sejarah: Dibangun di atas tanah pekuburan, terowongan Casablanca terbilang angker. Menurut beberapa warga Casablanca , ketika pembongkaran kuburan tersebut, bahkan ada 1 jenazah yang masih utuh. Dari terowongan Casablanca sampai kira-kira radius 40 meter sesudahnya, banyak terjadi kecelakaan yang penyebabnya tidak masuk akal. Biasanya karena pengendara motor atau mobil melihat sesosok perempuan tiba-tiba menyeberang di hadapan kendaraannya, sehingga pengemudi kendaraan tiba-tiba banting setir dan menabrak pembatas jalan.

Menurut warga, ada baiknya ketika melewati terowongan ini, pengemudi kendaraan membunyikan klakson untuk “menyapa” penghuni terowongan. Akhir tahun 90-an, seorang laki-laki separuh baya ada yang menggantung diri dengan spanduk di sini. Jadilah tempat ini semakin angker.
Testimonial: Menurut Ibu Yati Mustofa (43), warga yang tinggal di dekat terowongan Casablanca, warga kerap mendengar suara tangisan, ketika sumber bunyi dihampiri, suara itu berpindah-pindah.

8. LUBANG BUAYA

Lokasi: Pondok Gede, Jak-Tim
Fenomena: Arwah korban G.30S dan aura penyiksaan yang masih terasa.
Sejarah: Pada 30 September 1965 , ditemukan jenazah 6 brang jenderal dan seorang letnan TNI dikubur di dalam sumur ini. Di sebelah sumur tersebut, terdapat ruang yang 7 di dalamnya terisi patung patung patung replika dan terdengar suara yang menceritakan penyiksaan terhadap ketujuh pahlawan tadi. Di sebelah ruangan tadi terdapat dua rumah lengkap dengan perabot asli. Rumah-rumah tadi disebut sebagai pos komando dan dapur umum pasukan PKI. Kemudian, dibangunlah Monumen Pancasila Sakti untuk menghormati jasa ketujuh pahlawan tadi.

Testimonial: Hartono (48), warga Lubang Buaya, sudah tak asing lagi dengan cerita penampakan di sekitar lokasi museum dan sumur. Dia banyak mempunyai teman yang bercerita pernah melihat sosok kuntilanak bila melewati daerah Lubang Buaya di malam hari. Namun dia tak pernah menyaksikan sendiri. Seorang petugas penjaga loket Sumur Maut yang tidak mau disebutkan namanya mengaku pernah mendengar suara derap sepatu boots seperti tentara yang sedang berbaris di suatu malam


9. TPU JERUK PURUT

Lokasi: Kelurahan Jeruk Purut, Jak-Sel
Fenomena: Pocong, tuyul, kuntilanak, kuntilanak-laki, and if you’re lucky , Pastur Kepala Buntung.
Sejarah: Pada tahun 1986, seorang penjaga makam TPU Jeruk Purut yang sedang jaga malam melihat sesosok pastur tak berkepala melintas di antara makam. Pastur itu menenteng kepalanya sendiri dan di belakangnya, ikut seekor a n j i n g. Konon, pastur ini “salah pulang”. Ia mencari-cari makamnya yang sebenarnya berada di unit Kristen TPU Tanah Kusir, sedangkan di TPU Jeruk Purut hanya ada unit Islam. Sapri Saputra, penjaga makam yang melihat pastur kepala buntung itu, hingga kini masih menjaga makam dan dianggap kuncen atau orang yang dituakan di TPU Jeruk Purut. Kesaksian Bapak Sapri ini kemudian menyebar luas se-Jakarta dan hingga kini “Sang Pastur Kepala Buntung” menjadi legenda horor di Jeruk Purut. Konon, jika Anda ingin menemui pastur legendaris ini, Anda harus datang pada malam Jumat dengan jumlah ganjil (sendiri atau bertiga).

Testimonial: Sejak kecil, Asmari (34), juniornya Bapak Sapri, telah terbiasa tinggal di areal pemakaman Jeruk Purut. Ayahnya adalah pegawai Pemda yang bekerja di sana . Semenjak lulus SD (1986), Asmari menjadi pengurus makam non-karyawan TPU Jeruk Purut mengikuti jejak ayahnya. Menurut Asmari, pengalaman bertemu dengan makhluk-makhluk gaib merupakan hal yang biasa baginya; mulai dari pocong, tuyul, kuntilanak, kuntilanak laki, dan lain-lain. Akan tetapi, hingga saat ini dia belum pernah bertemu dengan Sang Pastur Kepala Buntung. “Yang paling jahil itu kuntilanak-laki, ” tutur Asmari.

Ketika sedang ronda, Asmari pernah ditimpuki kerikil dari atas pohon melinjo oleh makhluk ini. Tapi, dari semua pengalaman Asmari bertemu dengan makhluk gaib, yang paling menarik adalah ketika bertemu dengan tuyul. Pada suatu hari menjelang malam di tahun 1986, Asmari hendak pulang ke rumah bersama ayahnya.

Mereka melihat seorang anak kecil telanjang bulat berlarian di antara makam sambil tertawa-tawa. Anak itu lalu berteriak meminta uang pada Asmari. Asmari heran karena anak itu tak dikenalnya, sementara ia mengenal semua penduduk di kampung belakang Jeruk Purut. Dulu memang hanya ada satu kampung yang penduduknya tidak terlalu banyak. Ketika ditanya latar belakangnya, anak kecil mi malah lari ke dalam keramat, sebuah rumah makam tradisional Betawi. Asmari mengikutinya hingga ke dalam keramat dan, bisa ditebak, anak itu menghilang.


10. RS DI JALAN SALEMBA

Lokasi: RS di Jln. Salemba, Jak-Pus
Fenomena: Suster ngesot
Sejarah: Konon di sinilah asal-usul Suster Ngesot. Selai itu, banyak juga kasus penampakan yang terjadi di bangunan rumah sakit yang cukup tua ini.
Testimonial: Menurut petugas Secure Parking yang tidak mau disebutkan namanya, setiap malam sekitar pukul 2 pagi, sering ada yang mengetuk pos pintu masuk yang terletak di dekat rumah duka. Namun ketika dicek, tidak ada siapa-siapa. Di UGD sering terdengar bunyi orang main air, ketika dicek juga tidak ada siapa-siapa. Para satpam yang berjaga malam pernah menemui sosok perempuan. Ketika melihat sosok ini, mereka seperti tersihir dan tidak bisa berteriak atau lari hingga perempuan ini lewat.